Pemuda Dayak Landak Minta Polres Perketat Patroli dan Tuntaskan Kasus Kematian Ibu dan Anak di Kuala Behe

DAILYSINTANG.COM, LANDAK, 9 Agustus 2026 — Pemuda Dayak Kabupaten Landak meminta Polres Landak memperketat patroli keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Landak sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminal.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul sejumlah kejadian kriminal yang terjadi di wilayah Landak, termasuk penemuan jasad seorang ibu dan anak di Kecamatan Kuala Behe yang kini tengah dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian.

Andreas Rendy, S.Pd., Kepala Bidang Kebudayaan, Adat Istiadat dan Kerohanian (Minat dan Bakat) Pemuda Dayak Kabupaten Landak, meminta pihak kepolisian mengusut secara tuntas kasus tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia berharap proses penyelidikan dapat mengungkap fakta di balik kematian kedua korban, termasuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Menurut Andreas, pengungkapan kasus secara menyeluruh penting untuk memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi keluarga korban. Di sisi lain, langkah tersebut juga diharapkan dapat mengembalikan rasa aman masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Kuala Behe.

Selain mendorong pengungkapan kasus kematian ibu dan anak tersebut, Andreas juga meminta Polres Landak meningkatkan kegiatan patroli dan langkah-langkah preventif di tengah masyarakat.

“Patroli perlu ditingkatkan sebagai langkah pencegahan dan untuk memastikan masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran aparat kepolisian secara rutin di tengah masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam mencegah potensi tindak kriminal sekaligus memperkuat komunikasi antara masyarakat dan kepolisian.

Andreas juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus tersebut. Ia berharap masyarakat dapat memberikan dukungan kepada kepolisian dengan menyampaikan informasi yang relevan apabila mengetahui adanya hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Kami berharap kasus ini dapat segera terungkap secara terang dan proses hukumnya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, kasus penemuan jasad ibu dan anak di wilayah Kuala Behe masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Masyarakat diimbau menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak mengambil kesimpulan sebelum adanya keterangan dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *