DAILYSINTANG.COM, JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kalimantan Barat. Louis Candra, pelajar berusia 11 tahun asal Kabupaten Sintang, berhasil meraih Juara 3 kategori Modeling pada ajang internasional Asian Etnik Got Talent 2026 yang digelar di Usmar Ismail Hall, Jakarta, pada 26–27 Juni 2026.
Kompetisi bergengsi tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai negara Asia, di antaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Thailand. Dalam ajang tersebut, Louis menjadi satu-satunya peserta yang mewakili Kalimantan Barat.
Siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sintang itu tampil memukau dengan mengenakan Tenun Ikat Sintang, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada peserta dan tamu dari berbagai negara
Ayah Louis, Ronny, mengaku bersyukur atas pencapaian putranya yang mampu membawa nama Sintang dan Kalimantan Barat ke panggung internasional.
“Bisa membawakan Tenun Ikat Sintang ke kancah internasional, puji Tuhan,” ujar Ronny.
Menurutnya, keberhasilan Louis menjadi bukti bahwa warisan budaya daerah mampu bersaing di tingkat dunia apabila didukung dengan talenta dan kerja keras.
“Puji Tuhan, Tenun Ikat Sintang bisa bersaing di kompetisi internasional. Anak saya, Louis Candra asal Sintang yang masih berusia 11 tahun dan bersekolah di SMP Negeri 2 Sintang kelas VII, berhasil meraih Juara 3 kategori modeling di ajang internasional Asian Etnik Got Talent yang diselenggarakan di Jakarta pada 26–27 Juni 2026,” katanya.
Ronny juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan Asian Etnik Got Talent mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) sebagai bagian dari upaya mempromosikan budaya dan talenta Asia di tingkat internasional.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah agar semakin memberikan dukungan kepada generasi muda yang berprestasi, khususnya dalam bidang seni, budaya, dan pelestarian kearifan lokal.
“Harapan kami, semoga ke depannya pemerintah daerah bisa ikut mendukung kegiatan-kegiatan positif, apalagi yang berkaitan dengan kearifan lokal. Prestasi di ajang internasional seperti ini juga semoga mendapat apresiasi sehingga bisa memotivasi anak-anak daerah lainnya untuk terus berprestasi,” tutup Ronny.
Prestasi yang diraih Louis Candra diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kalimantan Barat untuk terus mengembangkan bakat sekaligus memperkenalkan budaya daerah ke panggung dunia. Melalui Tenun Ikat Sintang, identitas budaya lokal kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional berkat kerja keras dan semangat seorang putra daerah.






