Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi 11 Februari 2026, Simak Detail Wilayahnya

DAILYSINTANG.COM, PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Februari 2026. Penyesuaian ini mencakup produk Pertamax Series dan Dex Series di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, harga BBM subsidi dipastikan tetap. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter di seluruh Indonesia.

Kebijakan penurunan harga BBM nonsubsidi ini diumumkan melalui keterangan resmi Pertamina Patra Niaga serta dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina.

Alasan Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi

Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan secara berkala mengikuti formula yang ditetapkan pemerintah. Perhitungan harga mempertimbangkan rata-rata harga minyak mentah dunia berdasarkan publikasi Argus dan Mean of Platts Singapore (MOPS), serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga daya saing produk di tengah dinamika pasar energi global.

“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan secara berkala dan tetap menjadikan harga Pertamax dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Perbedaan harga antarwilayah dipengaruhi oleh Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan biaya distribusi yang ditetapkan masing-masing pemerintah daerah.

Rincian Harga BBM Pertamina Februari 2026 per Wilayah

Berikut rincian harga BBM Pertamina per Februari 2026 di berbagai wilayah Indonesia:

1. Wilayah Jawa

(Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur)

Harga Pertamax (RON 92) turun menjadi Rp11.800 per liter dari sebelumnya Rp12.350 per liter pada Januari 2026.

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp11.800, Pertamax Green 95 Rp12.450, Pertamax Turbo Rp12.700, Dexlite Rp13.250, Pertamina Dex Rp13.500.

2. Wilayah Sumatera

Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800.

Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Dexlite Rp13.850, Pertamina Dex Rp14.100.

3. Bali dan Nusa Tenggara

Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB)

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp11.800, Pertamax Turbo Rp12.700, Dexlite Rp13.250, Pertamina Dex Rp13.500.

Nusa Tenggara Timur (NTT)

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Biosolar Non-Subsidi Rp13.400, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800.

4. Wilayah Kalimantan

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800.

Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Dexlite Rp13.850, Pertamina Dex Rp14.100.

5. Wilayah Sulawesi

(Seluruh provinsi di Sulawesi)

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800.

6. Wilayah Maluku dan Papua

(Maluku, Maluku Utara, Papua dan wilayah pemekaran)

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Papua Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Papua Barat dan Papua Barat Daya Rp13.800.

7. Wilayah Perdagangan Bebas (FTZ)

FTZ Batam

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp11.300, Pertamax Turbo Rp12.050, Dexlite Rp12.550, Pertamina Dex Rp12.800.

FTZ Sabang

Pertalite Rp10.000, Biosolar Rp6.800, Pertamax Rp11.100, Dexlite Rp12.350.

Harga BBM Subsidi Tetap

Dalam kebijakan ini, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter secara nasional.

Stabilitas harga BBM subsidi dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendukung kestabilan ekonomi nasional.

Imbauan Pertamina kepada Masyarakat

Pertamina mengimbau masyarakat untuk memantau harga BBM terbaru melalui kanal resmi, terutama aplikasi MyPertamina. Melalui fitur Informasi Harga BBM, konsumen dapat mengecek harga sesuai provinsi secara real-time, termasuk lokasi SPBU terdekat dan promo yang tersedia.

Dengan penurunan harga BBM nonsubsidi per 1 Februari 2026, Pertamina berharap harga tetap kompetitif dan mencerminkan kondisi pasar energi global yang dinamis, sekaligus menjaga keseimbangan ekonomi nasional melalui stabilitas harga BBM subsidi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *