Peringati HPSN 2026, Dinas LH Sintang Gerakkan Masyarakat Korve Pungut Sampah

DAILYSINTANG.COM, SINTANG – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang menggerakkan puluhan elemen masyarakat untuk melaksanakan kegiatan korve memungut sampah, Sabtu, 21 Februari 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 70 orang dari berbagai unsur, mulai dari jajaran TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Hadir dalam pembukaan kegiatan antara lain Danrem 121/ABW Brigjen TNI Purnomosidi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, Kasi Ops Korem 121/ABW Letkol Inf. Jumadal Aulia, Dandim 1205 Sintang Letkol Inf. Zulfikar Akbar Helmi, serta Pasi Ops Kodim Sintang Kapten Inf. Perry Rajagukguk.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, menyampaikan bahwa tema HPSN tahun 2026 adalah Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah). Tema tersebut menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“total yang terlibat dalam kegiatan korve hari ini adalah sekitar 70 orang dari berbagai elemen. Terima kasih atas dukungan banyak pihak,” terang Siti Musrikah.

Ia menjelaskan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk melakukan pembersihan di beberapa titik strategis, seperti kawasan Jembatan Melawi, Jalan Lintas Melawi yang dipenuhi pasir dan rumput di median jalan, serta Jembatan Kapuas menuju arah Kelurahan Kapuas Kiri Hulu.

“saya juga sudah berkoordinasi dengan banyak pihak, untuk kami bisa membersihkan Jembatan Melawi dan Jalan Lintas Melawi yang sudah banyak pasir dan ditumbuhi rumput di bagian median jalan serta Jembatan Kapuas yang menuju jalan ke arah Kelurahan Kapuas Kiri Hulu. karena hal tersebut juga menjadi permintaan dan saran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sintang. karena hal tersebut memang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan provinsi,” terang Siti Musrikah.

Menurutnya, kegiatan korve ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan bagian dari kampanye kolektif untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“tujuan kegiatan ini adalah sebagai kampanye atau gerakan untuk mewujudkan indonesia asri secara umum dan Sintang “ASRI” secara khusus. Sintang Asri merupakan slogan yang sama maknanya dengan Sintang “bersemi” yang pernah kita jadikan slogan resmi pemda sintang beberarapa tahun lalu,” terang Siti Musrikah.

Melalui momentum HPSN, DLH Sintang berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjadi perpanjangan pesan kepedulian lingkungan kepada masyarakat luas. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

“melalui peringatan HPSN ini kami selaku OPD teknis yang menangani persampahan sangat mengharapkan bantuan semua unsur yang hadir di sini untuk memanjangkan pesan kepada semua khalayak ramai di luar sana akan pentingnya bekerjasama dan membudayakan rasa peduli dalam menanggulangi masalah sampah dengan selalu tertib menjaga kebersihan lingkungan sekitar baik di rumah atau di tempat tugas dan dapat membantu selalu tertib dalam membuang sampah pada jam dan TPS yang telah ditentukan yaitu jam 18.00- 06-00 sebagaimana telah ditentukan dalam perda dan perbup Kabupaten Sintang,” terang Siti Musrikah.

Selain mengajak masyarakat tertib membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditetapkan, DLH juga mendorong gerakan pengurangan sampah dari sumbernya, khususnya sampah rumah tangga. Salah satu langkah yang dianjurkan adalah mengolah sampah organik melalui lubang resapan yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami.

“selain itu kami mohon semua pihak agar sudah mulai dengan gerakan mengurangi sampah dan mengolah sampah rumah tangga menjadi sampah organik dengan lubang resapan, yang akan bermanfaat untuk pupuk yang dapat digunakan bertanam buah, sayur dan bunga di rumah masing-masing. Selain itu dapat mengganti tas belanja dengan non plastik dengan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan serta produk kearifan lokal seperti anyaman bambu, rotan dan lain-lain. hal ini akan sejalan dengan gerakan “minim sampah”,” terang Siti Musrikah.

Kegiatan korve dalam rangka HPSN 2026 ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya kebiasaan positif yang berkelanjutan, bukan hanya gerakan seremonial tahunan. Pemerintah Kabupaten Sintang melalui DLH berkomitmen untuk terus mengedukasi dan melibatkan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah.

Dengan kolaborasi yang konsisten antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, semangat Sintang ASRI diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi terwujud nyata dalam kehidupan sehari-hari.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *