Dies Natalis ke-65 PMKRI Pontianak: Momentum Refleksi dan Penguatan Peran Pemuda

DAILYSINTANG.COM, Pontianak – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pontianak memperingati Dies Natalis ke-65 pada 26 maret 2026, sebagai momentum refleksi perjalanan organisasi sekaligus penguatan komitmen dalam membangun peran strategis pemuda di tengah dinamika sosial yang terus berkembang .

Peringatan Dies Natalis ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan dihadiri oleh kader aktif, alumni, serta berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang reflektif untuk mengevaluasi kontribusi PMKRI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ketua PMKRI Komisariat Universitas PGRI Pontianak, Raymundus Marko Suhenda, menegaskan bahwa usia ke-65 menjadi tonggak penting bagi PMKRI untuk terus berbenah dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Dies Natalis ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum refleksi untuk melihat sejauh mana PMKRI hadir dan berkontribusi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa. Kita dituntut untuk semakin relevan, progresif, dan responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa PMKRI memiliki tanggung jawab moral dalam membentuk kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-65 ini, PMKRI Pontianak menggelar sejumlah kegiatan, seperti doa bersama, refleksi organisasi, serta diskusi kebangsaan yang mengangkat isu-isu strategis di Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi kader untuk berdialog dan memperkuat solidaritas organisasi.

Raymundus juga mengajak seluruh kader PMKRI untuk terus berperan aktif sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

“Pemuda tidak boleh bersikap apatis. PMKRI harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial, mulai dari ketimpangan ekonomi, krisis lingkungan, hingga tantangan pendidikan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan proses kaderisasi sebagai fondasi utama organisasi. Menurutnya, kaderisasi yang berkualitas akan melahirkan generasi pemimpin yang berintegritas, kritis, dan memiliki komitmen terhadap kepentingan publik.

Perayaan Dies Natalis ke-65 ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara PMKRI dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, serta masyarakat luas. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Barat.

Dengan semangat Dies Natalis ke-65, PMKRI Pontianak berkomitmen untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan organisasi serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Momentum ini harus menjadi energi baru bagi seluruh kader untuk terus berkarya dan mengabdi demi kemanusiaan dan keadilan,” tutup Raymundus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *