DAILYSINTANG.COM, PONTIANAK- Di tengah semaraknya pergelaran Langkau Culture & Art Festival (LCAF) #4 akhir pekan ini, panggung sastra menjadi salah satu daya tarik utama yang paling menyedot perhatian. Kompetisi bertajuk “Tarung Puisi” sukses menghidupkan kembali gairah dan denyut apresiasi kesusastraan di tengah masyarakat luas.
Ajang adu lantang bait dan olah rasa ini merupakan hasil kolaborasi luar biasa antara UPT Taman Budaya Provinsi Kalimantan Barat dengan Langkau Etnika. Tingginya antusiasme pegiat seni terbukti dari ramainya pendaftar yang memadati arena lomba. Total ada 81 peserta yang siap bersaing sengit.
Puluhan talenta ini terbagi ke dalam dua kelompok persaingan, yakni kategori pelajar serta kategori mahasiswa dan umum.
Melihat antusiasme yang begitu luar biasa, Kepala UPT Taman Budaya Provinsi Kalimantan Barat, Gabriel Manuel, SE., M.Sn., memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kolaborasi di LCAF #4 ini membawa dampak positif yang sangat besar bagi ekosistem kesenian, khususnya dunia sastra.
“Kegiatan Tarung Puisi ini kami selenggarakan secara khusus sebagai wadah apresiasi bagi para pencinta sastra,” tutur Gabriel. “Lebih dari sekadar tampil, ajang ini kami harapkan mampu menjadi ruang kompetisi yang sehat sekaligus tempat untuk mengukir prestasi bagi para pelaku seni sastra dari berbagai kalangan.” Ungakapnya
Melalui riuhnya tepuk tangan dan magisnya puisi-puisi yang dibawakan oleh 81 peserta tersebut, Tarung Puisi LCAF #4 menjadi bukti nyata bahwa kesusastraan tidak pernah sepi peminat. Kompetisi ini berhasil menjadi ruang bertemunya generasi muda dan masyarakat umum untuk sama-sama merawat dan merayakan kekayaan seni tutur.



