Noven Honarius Sebut Narkoba Bom Waktu di Sintang, Desak Langkah Nyata

DAILYSINTANG.COM, SINTANG – Tokoh pemuda asal Sintang, Noven Honarius, menanggapi persoalan kasus narkoba yang terjadi di Kabupaten Sintang pada Senin, 2 Maret 2026. Ia menilai kondisi peredaran narkotika di daerah tersebut sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan dan membutuhkan perhatian khusus dari semua pihak.

Menurut Noven, penangkapan sabu di wilayah Menyumbung menjadi bukti bahwa persoalan narkoba tidak bisa lagi dianggap sebagai peringatan biasa.

“Penangkapan narkoba jenis sabu di menyumbung bukan alarm lagi bagi masyarakat melainkan bom waktu yang sudah meledak bawasan peredaran narkoba sudah berjalan sejak dulu artinya perlu perhatian secara khusus dari pemerintah dan APH” tegas Noven.

Ia menilai, peredaran narkoba di Sintang diduga telah berlangsung cukup lama dan kini dampaknya semakin nyata. Karena itu, pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Noven menyoroti dampak narkoba terhadap generasi muda. Ia menyebut bahwa kondisi pergaulan yang semakin ekstrem membuat peredaran narkotika lebih mudah menjangkau berbagai kalangan, bahkan hingga ke wilayah pedalaman.

“Narkoba saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda terutama di Sintang dengan tingkat pergaulan yang ekteim sehingga peredaran dengan mudah menembus sampai ke pedalaman.” tegas Noven.

Menurutnya, generasi muda merupakan aset penting bagi masa depan daerah. Jika persoalan ini tidak ditangani secara serius, maka yang terancam bukan hanya individu, melainkan masa depan Sintang secara keseluruhan.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan para tokoh di tengah masyarakat dalam upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba.

“Hal ini harus menjadi perhatian serius pula dari berbagai tokoh seperti tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk menyelamatkan generasi muda saat ini” tegas Noven.

Noven berharap adanya sinergi kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai peredaran narkoba di Sintang. Menurutnya, kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci utama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *