dailysintang.com/, PONTIANAK – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Dia terpilih sebagai salah satu dari 30 aparatur sipil negara (ASN) terbaik se-Indonesia yang dinyatakan lulus seleksi untuk mengikuti Kursus Kepemimpinan Strategis dan Tata Kelola Pemerintahan yang diselenggarakan oleh Singapore Cooperation Programme (SCP).
Program pengembangan kapasitas kepemimpinan tersebut dilaksanakan di Singapura pada 2 hingga 6 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama internasional yang digagas oleh Kementerian Luar Negeri Singapura, dengan tujuan memperkuat kualitas kepemimpinan birokrasi dan tata kelola pemerintahan di negara mitra, termasuk Indonesia.
Terpilihnya Sekda Kota Pontianak dalam program bergengsi tersebut menjadi bukti pengakuan atas kompetensi, pengalaman, serta kapasitas kepemimpinan yang dimilikinya.
Selain itu, capaian ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Pontianak dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya aparatur secara berkelanjutan.
Amirullah mengungkapkan rasa syukur sekaligus tanggung jawab besar atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menyebut, kesempatan mengikuti program kepemimpinan internasional ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah yang harus memberikan dampak positif bagi daerah.
“ Keikutsertaan dalam kursus ini merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk memperdalam pemahaman mengenai kepemimpinan strategis serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkelanjutan,” ujar Amirullah.
Ia menilai, tantangan birokrasi dan pelayanan publik saat ini menuntut aparatur pemerintah untuk terus beradaptasi dengan perubahan, termasuk dalam menghadapi dinamika global, transformasi digital, serta tuntutan masyarakat terhadap layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Lebih lanjut, Amirullah menjelaskan bahwa program yang difasilitasi SCP tersebut tidak hanya berfokus pada pembelajaran teoritis, tetapi juga membuka ruang diskusi dan pertukaran pengalaman antar peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“ Program ini menjadi wadah yang sangat baik untuk berbagi praktik terbaik (best practices), baik antar sesama ASN dari Indonesia maupun dengan para pemateri internasional yang memiliki pengalaman luas dalam tata kelola pemerintahan,” jelasnya.
Selama mengikuti kursus, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai kepemimpinan strategis, perumusan kebijakan publik, manajemen pemerintahan modern, hingga penguatan prinsip akuntabilitas dan efektivitas birokrasi.
Amirullah menambahkan, pengalaman langsung belajar dari sistem pemerintahan negara lain, khususnya Singapura yang dikenal memiliki tata kelola birokrasi yang efisien, menjadi nilai tambah yang sangat signifikan.
Menurut Amirullah, seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program akan dijadikan referensi penting dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan di Kota Pontianak.
“ Pengalaman ini akan kami jadikan bahan evaluasi dan referensi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat sistem pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan pembenahan birokrasi, sejalan dengan tuntutan masyarakat yang semakin kritis terhadap kinerja aparatur pemerintah.
Keikutsertaan Sekda Kota Pontianak dalam program internasional ini juga mencerminkan kebijakan Pemkot Pontianak yang konsisten mendorong peningkatan kapasitas aparatur sipil negara, baik melalui pendidikan dan pelatihan di dalam negeri maupun luar negeri.
Amirullah menyebut, peningkatan kompetensi ASN merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
” ASN harus terus belajar dan mengembangkan kapasitasnya agar mampu menjawab tantangan pembangunan serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya.
Program Kursus Kepemimpinan Strategis dan Tata Kelola Pemerintahan yang diselenggarakan oleh SCP sendiri diikuti oleh peserta terpilih dari berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah di Indonesia.
Seleksi peserta dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan rekam jejak, posisi strategis, serta potensi kepemimpinan masing-masing kandidat.
Dengan mengikuti program ini, Amirullah berharap akan lahir gagasan-gagasan baru yang dapat diimplementasikan di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada hasil.
Ia juga berharap pengalaman internasional ini dapat menjadi motivasi bagi jajaran ASN di Kota Pontianak untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kinerja.
“ Peningkatan kapasitas aparatur pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.






