DAILYSINTANG.COM, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, menyimpan banyak destinasi wisata menarik yang memadukan keindahan alam, budaya, sejarah, hingga wisata rohani. Jika Anda berencana berkunjung ke Sintang, berikut tujuh tempat wisata yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.
- Bukit Kelam
Berlibur ke Sintang rasanya belum lengkap tanpa mengunjungi Bukit Kelam. Bukit batu raksasa setinggi 1.002 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini dikenal sebagai salah satu batu monolit terbesar di dunia.
Terletak di Kecamatan Kelam Permai, Bukit Kelam berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Sintang dan dapat ditempuh dalam waktu 30–40 menit. Di sekitar kawasan bukit, pengunjung akan disuguhkan pemandangan hamparan sawah yang asri serta panorama alam yang memanjakan mata.
Bagi pencinta petualangan, tersedia jalur pendakian via ferrata yang memungkinkan wisatawan mendaki dengan aman menggunakan peralatan khusus. Dari puncaknya, Anda bisa menikmati panorama Kota Sintang dari ketinggian.

- Rumah Betang Ensaid Panjang
Ingin mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Dayak? Rumah Betang Ensaid Panjang adalah destinasi yang tepat.
Rumah adat ini merupakan salah satu rumah betang asli yang masih terjaga di Kabupaten Sintang. Terletak di Kecamatan Kelam Permai, jaraknya sekitar 36 kilometer atau kurang lebih satu jam perjalanan dari pusat kota.
Di sini, pengunjung dapat menyaksikan langsung proses pembuatan kain tenun khas Dayak secara tradisional. Selain itu, Anda juga bisa belajar tentang kehidupan sosial dan budaya masyarakat Dayak yang masih mempertahankan tradisi leluhur mereka.

- Keraton Sintang (Istana Al-Mukarramah)
Keraton Sintang atau Istana Al-Mukarramah merupakan ikon sejarah Kabupaten Sintang. Istana ini menjadi saksi bisu kejayaan Kesultanan Sintang pada masa lampau.
Bangunan keraton berdiri megah menghadap Sungai Kapuas dan menampilkan arsitektur khas Melayu yang elegan. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat berbagai peninggalan bersejarah seperti pakaian kerajaan, senjata tradisional, serta benda-benda pusaka lainnya.
Tak jauh dari keraton, terdapat Masjid Jami Sultan Nata yang juga menjadi bagian penting dari sejarah Kesultanan Sintang. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat destinasi ini mudah diakses wisatawan.

- Wisata Rohani Bukit Kelam
Masih berada di kawasan Kelam Permai, Wisata Rohani Bukit Kelam menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari ketenangan spiritual.
Lokasinya berjarak sekitar 30 kilometer atau 30–45 menit dari Kota Sintang. Tempat ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis oleh semua kalangan.
Di area ini terdapat Gua Maria serta fasilitas jalan salib bagi umat Katolik. Suasana alam yang sejuk dan tenang menjadikan tempat ini cocok untuk refleksi dan berdoa.

- Galeri Kapal Bandong
Galeri Kapal Bandong merupakan destinasi unik yang berbentuk kapal besar menyerupai bahtera. Warna merah dan biru yang mencolok menjadikannya spot foto yang menarik bagi pengunjung.
Kapal bandong sendiri merupakan alat transportasi sungai tradisional yang dahulu sangat vital bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya di sepanjang Sungai Kapuas.
Galeri ini berjarak sekitar 11 kilometer atau 20–30 menit dari pusat Kota Sintang. Selain menjadi tempat wisata edukasi, lokasi ini juga cocok untuk mengenal sejarah transportasi sungai di Kalimantan Barat.

- Panorama Kedah Tempunak (De’Avilla Village)
Panorama Kedah Tempunak atau De’Avilla Village menawarkan keindahan alam dari atas bukit dengan suasana yang menenangkan.
Terletak di Kecamatan Tempunak, destinasi ini berjarak sekitar 20 kilometer atau kurang lebih satu jam dari pusat Kota Sintang. Di sini, pengunjung dapat menikmati hamparan bunga warna-warni, padang rumput hijau, serta danau yang tenang dengan sentuhan pasir putih.
Area wisata yang luas membuat tempat ini cocok untuk bersantai bersama keluarga. Tersedia berbagai spot duduk dan area rekreasi yang nyaman.

- Waterfront Sintang
Waterfront Sintang menjadi ruang publik favorit warga sekaligus destinasi wisata yang berada di tengah kota, tepat di tepi Sungai Kapuas.
Dari sini, pengunjung dapat menyaksikan fenomena pertemuan tiga sungai yang dikenal masyarakat setempat sebagai “Sakatiga”. Selain itu, Bukit Kelam juga terlihat dari kejauhan, menambah keindahan panorama.
Waterfront juga menjadi tempat favorit untuk jogging, bersantai, serta menikmati jajanan khas yang banyak dijual di sekitarnya.

